kesehatan

Apa itu Emfisema ?berikut penyebab terjadinya emfisema

Emfisema dapat didefinisikan sebagai suatu perubahan struktur paru-paru
20views

Berbaca.com – Emfisema dapat didefenisikan sebagai suatu perubahan struktur paru-paru dalam bentuk pelebaran saluran napas di ujung ahir bronkus disertai dengan kerusakan dinding alveolus.

Penyakit ini tergantung kedalam jenis penyakit paru obstruktif kronik yang menimbulkan kesulitan pengeluaran udara pernapasan. Penyakit ini bersifat progresif dan biasanya diawali dengan sesak napas. Menurut organisasi kesehatan dunia (WHO), insidens penyakit ini meningkat dengan bertambahnya usia dan sering terjadi pada perokok.Pada tahap awal, emfisema biasanya tidak memperlihatkan tanda-tanda klinis yang mencolok, yang berkembang secara lambat. Tanda-tanda sesak napas dan batuk hanya dapat ditemukan setelah penyakit ini berkembang sampai pada tahap yang bersifat ireversibel.Emfisema dapat dibagi menjadi emfisema primer dan skunder, tetapi lebih sering dibagi berdasarkan lokasi. Pembagian emfisema lebih lanjut adalah emfisema panasinar dan sentriansinar atau sentrilobular dan panlobular.emfisema panasinar (atau panlobular) adalah emfisema yang berkaitan dengan kerusakan alveoli karena imflamasi atau defenisi alfa -antitipisin, dan sering ditemukan pada orang muda yang tidak mengidap bronkitis.

Penyebab terjadinya emfisema

Rokok

Secara patologis, molekul-molekul yang terdapat dalam asap rokok dapat menghambat pergerakan silia didalam saluran napas, merusak fungsi alveoli, menyebabkan peradangan dan dapat menyebabkan sekresi mukus di bronkus dan bronkiolus yang disertai infeksi paru-paru. Peradangan yang terjadi di bronkus dan bronkiolus ini dapat menyebabkan sumbatan disaluran napas, kelemahan dinding bronkiolus, dan kerusakan dinding alveolus.

Pencemaran

Pencemaran industri dan udara juga dapat menyebabkan terjadinya emfisema. Angka kejadian dan angka kematian akibat emfisema lebih tinggi di daerah yang padat industri. Pencemaran udara oleh asap rokok juga dapat menyebabkan gangguan pada silia dan menghambat fungsi alveolus.

Infeksi

Infeksi saluran napas dapat menimbulkan atau memperparah kerusakan paru-paru yang sudah terjadi. Penyakit infeksi, seperti peneumonia, bronkiolitis akut, dan asma bronkial, dapat menimbulkan penyempitan pada saluran napas, yang berakhir dengan emfisema.

Penyempitan saluran napas

Emfisema terjadi karena tertutupnya lumen bronkus atau bronkiolus sehinggaterjadi gangguan mekanisme ventilasi. Udara dapat memasuki alveolus pada saat inspirasi, tetapi tidak dapat keluar pada saat ekspirasi. Penyebabnya adalah benda asing didalam lumen yang menimbulkan reaksi setempat.

Tanda dan gejala emfisema

Gejala emfisema dapat berupa batuk yang disertai dahak berwarna putih atau mukoid, dan jika terdapat infeksi, sputum tersebut menjadi purulen. pernapasan dapat terganggu, dan dapat mengalami sesak napas yang terlihat dari penggunaan otot pernapasan tambahan otot-otot leher dapat menonjol, badan terlihat lelah, nafsu makan berkurang, dan berat badan menurun.

Leave a Response