Pendidikan

Karakteristik Siswa di Kelas

8views

Setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Siswa juga berasar dari lingkungan yang berbeda. Kemampuan, pembawaan, dan lingkungan sosial siswa membentuknya menjadi sebuah karakter tersendiri yang mempunyai pola perilaku tertentu. Pola perilaku yang terbentuk tersebut menentukan aktifitas yang dilakukan siswa baik disekolah maupun diluar sekolah. Aktifitas-aktifitas di arahkan untuk mencapai cita-cita siswa, tentunya dengan adanya bimbingan dari guru.


Pola perilaku yang dimiliki masing-masing siswa menyababkannya mempunyai karakteristik yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Perbedaan-perbedaan yang ada merupakan hal yang sudah pasti, tidak ada satupun siswa yang mempunyai kesamaan dengan yang lainnya. Apabila ada satu aspek yang sama maka aspek yang lainnya pasti berbeda. Perbedaan setiap individu merupakan salah satu faktor yang menjadi pendukung untuk mewujudkan kualitas masing-masing individu.


Karakteristik siswa dibedakan dalam dua hal, yakni siswa yang pandai dan siswa yang tidak pandai. Siswa yang pandai akan lebih mudah menerima materi pembelajaran dibandingkan dengan siswa yang kurang pandai dan yang tidak pandai. Belum lagi perbedaan dalam bakat, emosional, dan sosial. Siswa yang berbakat, emosi stabil, dan lingkungan sosial yang baik akan lebih mudah mengikuti proses pembelajaran bila dibandingkan dengan siswa yang tidak berbadakat, emosi tidak stabil dan siswa yang berasal dari lingkungan sosial yang buruk. Perbedaan karakteristik ini menuntut guru untu bersikap arif menyikapinya.


Sangat banyak ditemukan perbedaan dalam karakteristik siswa, antara lain perbedaan dalam hal biologis, psikologis, intelegensi, dan bakat. Keadaan fisik biologis satu siswa dengan yang lain berbeda sama sekali. Ada siswa yang mempunyai fisik sehat dan lengkap, ada juga siswa yang mempunyai fisik lengkap tetapi tidak sehat. Keadaan psikologi siswa juga beragam, tidak semua siswa siap secara psikologis untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar. Ada siswa yang datang kesekolah dengan penuh semangat dan senang gembira, ada siswa yang datang ke sekolah dengan sedih dan susah, ada siswa yang malas, ada juga siswa yang berangkat kesekolah karena menghindari pekerjaan dirumah, dan sebagainya. Intelegensi yang dimiliki siswa juga berbeda-beda, ada yang memiliki intelegensi yang tinggi, intelegensi sedang, dan yang memiliki intelegensi yang tinggi rendah.

Perbedaan lain yang memerlukan perhatian dari guru adalah bakat. Guru harus memahami bahwa tidak semua siswa mempunyai bakat dalam semua mata pelajaran.


Karakteristik siswa yang berikutnya adalah karakteristik fisiologis dan karakteristik psikologis. Kedua karakteristik ini memerlukan perhatian khusus dari guru. Siswa dengan kondisi fisiologis kurang sehat akan lebih memerlukan perhatian dari guru dibandingkan dengan siswa yang mempunyai kekurangan pada kondisi fisiologisnya. Karakteristik psikologi siswa juga berbeda-beda. Minat siswa terhadap suatu pelajaran berbeda-beda, apalagi penyajian materi pelajaran guru yang tidak menarik.

Motivasi tidak kalah penting untuk diperhatikan. Guru harus mampu memberikan motivasi yang tepat kepada para siswanya. Motivasi yang tidak tepat hanya akan membuat siswa semakin tidak bersemangat untuk belajar, karena tidak semua siswa mempunyai motivasi yang tinggi untuk belajar.


Karakteristik siswa yang dapat mempengaruhi kegiatan belajar siswa antara lain: latar belakang pengetahuan dan taraf pengetahuan, gaya belajar, usia kronologi, tingkat kematanngan, spektrum dan rug lingkup minat,lingkungan sosial ekonomi, hambatan-hambatan lingkungan dan kebudayaan, intelegensia, keselarasan dan attitude, prestasi belajar, motivasi dan lain-lain.

Leave a Response